pur07 vet

asal muasal umur manusia (@Scangkir_sanger)

In cerita ku on 10 November 2011 at 8:47 am

Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi. Tuhan berkata kepada sang sapi. Hari ini kuciptakan kau Sebagai sapi engkau harus pergi ke padang rumput. Kau harus bekerja dibawah terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun.
Sang Sapi keberatan Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30 tahun . Maka setujulah Tuhan.

Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet. Hai monyet, hiburlah manusia. ∂ķΰ berikan kau umur 20 tahun! Sang monyet menjawab “What? Menghibur
mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun padamu” Maka setujulah Tuhan.

Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing. Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun Sang anjing menolak : “Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun ? No way.! Kukembalikan 10 tahun padamu”. Maka setujulah
Tuhan.

Di hari keempat, Tuhan menciptakan
manusia. Sabda Tuhan: “Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan
menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun! Sang manusia keberatan, katanya “Menikmati kehidupan selama 25 tahun? Itu terlalu pendek
Tuhan.

Let’s make a deal. Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10
tahun usianya padamu, berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan
menambah masa hidupku menjadi 75
tahun.
Setuju ?” Maka setujulah Tuhan.

AKIBATNYA… ……… ……… ………

Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai
manusia dijalankan
kita makan,tidur dan bersenang-senang

30 tahun berikutnya menjalankan
kehidupan layaknya seekor sapi
kita harus bekerja keras sepanjang hari
untuk menopang keluarga kita

10 tahun kemudian kita menghibur dan
membuat cucu kita tertawa dengan
berperan sebagai monyet yang menghibur

Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal
dirumah, duduk didepan pintu, dan
menggonggong kepada orang yang lewat
Uhuk, uhuk (batuk)… Eh, Ntong,
mo kemane lo? =)

Cuma bahan buat mengisi kosong hari by@Scangkir_sanger

Posted with WordPress for BlackBerry.

  1. Hallo bang Poer…salam kenal dr blogger IPB. salam buat teman2 FKH Univ.Syah Kuala

  2. Oke bg danang! Salam kenal juga dan salam buat teman2 FKH IPB, apalagi чαŋƣ manis y mas..haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: