pur07 vet

jalan yang dipilih saat berpasangan

In cerita ku on 17 November 2011 at 5:36 pm

Malam ini, perut menuntun ku untuk mencari beberapa suap nasi, dijalan lewat lah ∂ķΰ disebuah jalan. Jalan y gelap, diantara sungai lamnyong dengan alue naga. Klau lewat situ tanpak kemerlip lampu, bintang berpijar malu-malu, dan ombak berlomba2 memecah bebatuan, romantiSnya…

Tiap ∂ķΰ lewat jalan itu, ntah hanya perasaanku saja. Kebanyakan muda-mudi чαŋƣ memadu kasih. Mungkin karena alasan romantis tadi, saking romantisnya lewat situ, klau ªdª suster ngesot jalan, kereta mereka pun kalah jalannya ∫∂♍∂ ngesotnya suster ngesot. Selah Tiap moment tak ingin terlewatkan., apabila kta berpapasan dgn dia, jgn kan ditegor, lihat aja pun ƍäª mau. Bukan mereka buta atau sombong, atau pura-pura ƍäª kenal, tp mereka mau menjaga perasaan kita. Mereka mau bilang”kasian y sendirian”.

Alasan yg paling mungkin terlontar, mereka ingin menciptakan tiap2 kenangan чαŋƣ berkenan dihati. Kenangan чαŋƣ selalu ingin diingat. Karena disaat gelap, kita tk bs melihat wajahnya, jadi apapun yg terutarakan akan langsung ke hati. Tak nyangkut dimata.

Ingin sebenarnya ∂ķΰ juga gitu, tp keadaan yg tak mungkin. Andai saja bisa ∂ķΰ ingin bilang” sayang, gelap ini terciptakan supaya cintaku menerangi cinta kita, derasnya ombak tak mampu merobohkan cintaku padamu, sinar rembulan itu indah, namun tak seindah cinta kita, sayang, ∂ķΰ emang tak bisa tahu bintang berapa jumlahnya, tapi ∂ķΰ setidaknya ∂ķΰ tahu sangat mencintaimu, sayang, jika ∂ķΰ tk cnta kamu lagi, buka berarti ∂ķΰ tlah memilih orang lain, namun ∂ķΰ telah habis kontrak hidup dibumi…

Pada dasarnya cewe itu tahu digombalin, walau gombalan itu hanya dusta. Namun, mereka butuh hal itu. Bahkan, klau sering digombalin, dia jadi gk tahu bedaanya kpan kita ju2r dan kapan saat bohong. …

Bicara ini, hatiku miris, kayak mencertakan orang atau mengumbar aib sendiri. Ya udahlah, cukup..

By: @Scangkir_sanger

Posted with WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: