pur07 vet

kisah pengabdian di bener meriah 2009

In cerita ku, Profesi on 30 November 2011 at 11:08 am

untuk kedua kalinya aku ikut pengabdian, tapi tahu gak kawan? aku naik tingkatan dari relawan menjadi panitia. entah ini suatu pencapaian atau musibah. namun aku merasa awalnya aku senang kali, tapi akhirnya menderita sekali. klau jadi relawan enak. makan disediain, tinggal kerja suntik makan, tidur. nah panitia harus kerja dari awal set acara kayak mana? mikirin dana dan proposal dan dilapangan paling sadis. sikit2 ngadu ama panitia, yang parah panitia gak boleh ikut menyuntik< pembunuhan karakter no 1..

pada pengabdian ku yang kedua ini ada di ranah gayo tepatnya dikabupaten bener meriah. hal yang pertama ku bayangkan disana adalah dingin dan kopi. ternyata dugaanku benar, suasananya dingin dan kopinya, oh god….
'
pagi itu, jelas dibayanganku. dingin pagi begitu menusukku, sejuknya udara pagi itu memanjakanku dan ragaku ragu untuk mandi. sehingga hari pengabdian ku hanya cuci pas foto saja. pagi yang indah ditanah orang, rasanya terus betah, namun agak terasa gerah gak yahu gerah kenapa.

agenda pengabdian kali ini, vaksinasi, desinfektan, dan pengobatan serta penyuluhan.. itu agendanya.

hari pertama mengawali pengabdian berkumpl dirumah keplor, meminum secangkir kopi dan sarapan. dam pergi ke rumah2 warga. sepanjang perjalanan yang ada hanya pohon kopi, sayur mayur dan jeruk. tak banyak ternak yang ada disana bahkan bisa dilang kurang. sapi hanya satu, itupun pemiliknya tak mau disuntik. takut mati. ayam berkeliaran ke sana kemari mencari alamat, soalnya pagi itu penduduk telah melepsas ternaknya.

hari pertama pengabdian, semua msih menyesuaikan dengan suhu lingkungan, masih kedinginan, tiap pagi, siang dan malam minum kopi, tiap hari ada yang ngasih buah, makan selalu mencukupi, pengabdian kali ini sungguh perbaikan gizi mahasiswa.

tak banyak ilmu yang didapat dari pengabdian kali ini, karena panitia gak boleh menyuntik dan emang minim ternak. namun, sosial masyarakatnya membuat kengen selalu, ramah dan tidak pelit. sanagat ingat waktu itu, cuma gara2 menyuntik kambing dia dikasih jeruk satu karung.

sungguh tak terasa pengabdian disini, tidak capek dan nutrisi tercukupi. ada hal yang membuat ku ganjal saat pengabdian kali ini. waktu sampek dikasih tahu, klau shalat jgn di mesjid belakang y"pesan keplornya.
ternyata waktu shalat jum'at, lupa dengan pesan itu. keanehan waktu aku duduk, semua seolah2 melihatku, saat kutbah, betapa kegetnya aku, bahasanya pkai bahasa arab, malah para jama'ah melempari uang ke arah khatib. saat pulang, tempat aku shalat disamak, ternyata saat aku jalan disitu ada bajaan ldii..

dibawah ini sekilas memori saat2 pengabdian dibener meriah dan jalan2 ke danau laut tawar takengon…

kru semangat
korban terlihat
berpelukan
kasus 1
is sempat2 y lah orang - orang ini
porno aksi ini
kasus 2
terapi pertama oleh pak dokter
seserahan untuk kenang2an
wah, bentar lagi pulang. jadi semanggat
para bujang lapuk disini
panitia sama keplor
wah disini aku dilaut taawar
why always me??
ini lupa ku baca
obat-obatan saat pengabdian
wah, mahasiswa x




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: